Sejarah Awal Sumber Maron, Dari Tempat Sederhana Jadi Ramai – Sekarang Sumber Maron dikenal sebagai salah satu wisata air paling santai dan terjangkau di Malang. Tapi sebelum seramai sekarang, tempat ini dulunya cuma sumber mata air alami yang dipakai warga untuk kebutuhan sehari-hari. Nggak ada spot foto kekinian, nggak ada tubing rame-rame cuma sungai jernih yang mengalir di tengah sawah.
Nah, cerita perubahan dari sederhana sampai jadi destinasi populer inilah yang bikin Sumber Maron menarik. Yuk kita bahas bareng dengan santai!
Asal Usul Sumber Maron yang Sederhana
Kalau ngomongin asal usul Sumber Maron, semuanya bermula dari sumber air alami di Desa Karangsuko, Pagelaran, Malang. Airnya dimanfaatkan warga untuk irigasi persawahan dan kebutuhan harian. Sungainya kecil, jernih, dan jadi bagian penting kehidupan desa.
Karena airnya bersih dan suasananya asri, lama-lama orang luar desa mulai datang untuk sekadar bermain air. Dari situlah warga sadar bahwa Sumber Maron punya potensi lebih dari sekadar aliran irigasi.
Dari Sungai Desa Jadi Wisata Sumber Maron

Gambar: radarmalang.jawapos.com
Melihat banyaknya pengunjung, warga mulai menata area tersebut menjadi wisata Sumber Maron. Akses diperbaiki, area parkir disiapkan, dan fasilitas sederhana seperti kamar ganti mulai ditambahkan. Transformasinya berjalan alami, tanpa menghilangkan suasana pedesaan.
Air terjun kecil yang dikenal sebagai Air Terjun Maron jadi daya tarik utama. Walau tidak tinggi, alirannya lebar dan cocok untuk bermain air. Sejak itu, Sumber Maron makin dikenal sebagai tempat rekreasi keluarga yang ramah dan menyenangkan.
Sumber Maron dan PLTMH yang Unik
Hal unik lainnya dari Sumber Maron adalah keberadaan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro). Aliran sungai dimanfaatkan sebagai sumber listrik alternatif untuk warga sekitar. Jadi selain jadi tempat liburan, wisata Sumber Maron juga punya nilai edukasi.
Konsep ini bikin Sumber Maron beda dari tempat wisata air biasa. Kamu nggak cuma main air, tapi juga bisa lihat bagaimana alam dimanfaatkan secara ramah lingkungan.
Kenapa Sumber Maron Sekarang Ramai?

Gambar: goersapp.com
Alasan Sumber Maron ramai itu simpel: air jernih, suasana alami, dan harga tiket yang terjangkau. Banyak orang datang untuk berenang santai, river tubing, atau sekadar duduk menikmati aliran sungai yang menenangkan.
Karena dikelola warga setempat, perkembangan Sumber Maron terasa hangat dan nggak berlebihan. Justru kesederhanaannya yang bikin orang betah balik lagi.
Mau ke Sumber Maron? Tenang Aja!
Lokasi Sumber Maron sekitar 20–30 km dari pusat Kota Malang. Aksesnya cukup mudah, meski beberapa jalan desa agak sempit. Kalau kamu nggak mau ribet nyetir sendiri, bisa sewa mobil Malang bareng Jalankebromo.
Dengan kendaraan yang nyaman, perjalanan ke Sumber Maron jadi lebih santai. Tinggal duduk manis, sampai lokasi, dan nikmati langsung suasana air jernih yang menenangkan – Sejarah Awal Sumber Maron, Dari Tempat Sederhana Jadi Ramai
Baca Juga: Pilih mobil sesuai kebutuhan dan nikmati trip santai ke Sumber Maron!

