Asal Usul Gunung Bromo, Sejarah Legenda Melegenda – Kalau ngomongin destinasi wisata yang bukan cuma indah tapi juga penuh cerita, Gunung Bromo jelas masuk daftar teratas. Banyak orang datang ke Gunung Bromo buat lihat sunrise, lautan pasir, atau sekadar foto-foto kece. Tapi di balik keindahannya, Gunung Bromo menyimpan kisah panjang tentang letusan dahsyat, kepercayaan leluhur, dan legenda yang masih hidup sampai sekarang.
Makanya, sebelum kamu jalan-jalan ke sana, seru banget kalau kamu tahu asal usul Gunung Bromo dan bagaimana sejarah Gunung Bromo terbentuk. Dijamin, pengalaman wisatamu bakal terasa jauh lebih “kena”.
Asal Usul Gunung Bromo dari Sisi Geologis
Kalau dibahas secara ilmiah, asal usul Gunung Bromo berawal dari letusan besar Gunung Tengger purba ribuan tahun lalu. Dulu, Gunung Tengger ini diperkirakan memiliki ketinggian sekitar 4.000 mdpl. Letusan dahsyatnya membuat bagian puncak runtuh dan membentuk kaldera raksasa yang kini kita kenal sebagai lautan pasir Tengger.
Di dalam kaldera inilah kemudian muncul gunung-gunung baru, dan salah satunya adalah Gunung Bromo. Dengan ketinggian sekitar 2.329 mdpl, Gunung Bromo hingga kini masih berstatus aktif. Inilah alasan kenapa kawahnya masih mengepulkan asap dan aroma belerang khas yang jadi ciri utama Gunung Bromo.
Sejarah Gunung Bromo dalam Balutan Legenda Roro Anteng

Selain secara geologis, sejarah Gunung Bromo juga sangat erat dengan legenda lokal. Kisah paling terkenal adalah legenda Roro Anteng dan Joko Seger, pasangan leluhur masyarakat Tengger. Dari nama merekalah muncul istilah “Tengger”, gabungan Anteng dan Seger.
Menurut legenda, Roro Anteng dan Joko Seger memohon keturunan kepada para dewa. Permintaan mereka dikabulkan dengan syarat anak bungsu harus dikorbankan ke kawah Gunung Bromo. Setelah memiliki 25 anak, janji itu akhirnya ditepati dengan mengorbankan Raden Kusuma (atau Jaka Kesuma) ke dalam kawah. Sejak saat itu, Gunung Bromo dianggap sebagai gunung suci oleh masyarakat Tengger.
Dari Brahma ke Bromo, Asal Nama Gunung Bromo
Menariknya, asal usul Gunung Bromo juga bisa dilihat dari namanya. Kata “Bromo” diyakini berasal dari kata “Brahma”, salah satu dewa utama dalam agama Hindu. Dalam pengucapan masyarakat Jawa Timur, kata Brahma kemudian berubah menjadi Bromo.
Hal ini menunjukkan kuatnya pengaruh Hindu di kawasan Tengger sejak masa kerajaan-kerajaan besar di Jawa. Sampai sekarang, unsur kepercayaan ini masih terasa kuat di sekitar Gunung Bromo, terutama saat upacara adat berlangsung.
Baca Juga: Masih Bingung Gunung Bromo di Mana, Lokasinya Ternyata di Sini
Upacara Yadnya Kasada, Tradisi Sakral Gunung Bromo

Gambar: pariwisataindonesia.id
Legenda pengorbanan Raden Kusuma menjadi dasar lahirnya upacara Yadnya Kasada. Setiap tahun, masyarakat Suku Tengger menggelar ritual ini dengan mempersembahkan hasil bumi ke kawah Gunung Bromo sebagai ungkapan rasa syukur dan permohonan keselamatan.
Upacara ini bukan sekadar tradisi, tapi bagian penting dari sejarah Gunung Bromo yang masih terus dijaga. Buat wisatawan, momen Kasada sering dianggap sebagai salah satu waktu paling sakral dan unik untuk menyaksikan sisi budaya Gunung Bromo.
Gunung Bromo, Gunung Suci yang Jadi Ikon Wisata
Dengan kombinasi sejarah geologis, legenda, dan budaya, Gunung Bromo bukan cuma destinasi wisata alam biasa. Ia adalah simbol kepercayaan, keteguhan, dan harmoni antara manusia dan alam. Tak heran kalau kawasan ini kemudian ditetapkan sebagai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru pada tahun 1982.
Berkunjung ke Gunung Bromo jadi lebih bermakna saat kamu tahu cerita di baliknya. Setiap langkah di lautan pasir, setiap pandangan ke kawah, terasa seperti menyentuh potongan sejarah yang masih hidup.
Mau ke Gunung Bromo Tanpa Ribet? Open Trip Solusinya!
Kalau kamu sudah jatuh cinta dengan cerita dan ingin langsung merasakan atmosfer Gunung Bromo, tapi nggak mau pusing soal transport dan rute, tenang saja. Kamu bisa ikut open trip Bromo bareng Jalankebromo.
Dengan open trip, kamu tinggal menikmati perjalanan dan menyerap cerita sejarah Gunung Bromo langsung dari tempatnya. Praktis, seru, dan penuh pengalaman.
Gunung Bromo, Lebih dari Sekadar Gunung
Sekarang kamu tahu, asal usul Gunung Bromo bukan cuma soal gunung berapi, tapi juga tentang legenda, pengorbanan, dan tradisi yang terus hidup. Itulah yang membuat Gunung Bromo selalu punya daya tarik kuat bagi siapa pun yang datang.
Jadi, kalau kamu pengen liburan yang bukan cuma indah tapi juga bermakna, Gunung Bromo adalah jawabannya. Dan kalau nggak mau ribet, tinggal ikut open trip bareng Jalankebromo dan biarkan kisah Gunung Bromo jadi bagian dari cerita perjalananmu sendiri – Asal Usul Gunung Bromo, Sejarah Legenda Melegenda
Baca Juga: Nikmati open trip aman, nyaman, dan terorganisir bareng Jalankebromo!

