Gunung Bromo dari Dekat, Keindahan Alam yang Bikin Jatuh Cinta – Kalau ngomongin destinasi wisata yang bisa bikin orang langsung jatuh cinta sejak pandangan pertama, Gunung Bromo jelas juaranya. Dari sunrise yang magis, lautan pasir yang luas, sampai kawah aktif yang ikonik, semuanya terasa seperti paket lengkap buat kamu yang doyan jalan-jalan dengan vibes fun dan penuh cerita. Nggak heran kalau wisata Gunung Bromo selalu jadi favorit, baik buat first timer maupun yang sudah bolak-balik datang.
Artikel ini bakal ngajak kamu kenalan lebih dekat dengan Gunung Bromo, mulai dari lokasi, sejarah, bunga khasnya, sampai info tiket masuk. Siapa tahu setelah baca ini, kamu langsung pengen berangkat!
Gunung Bromo Dimana Sih? Ini Lokasinya
Buat yang masih sering nanya Gunung Bromo dimana, jawabannya ada di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Secara administratif, Gunung Bromo terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan mencakup empat kabupaten sekaligus: Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang.
Lokasi Gunung Bromo yang paling populer diakses wisatawan adalah melalui Cemoro Lawang (Probolinggo), Tosari (Pasuruan), dan Tumpang (Malang). Dengan ketinggian sekitar 2.329–2.392 mdpl, atau biasa disebut tinggi Gunung Bromo, udara di sini sejuk bahkan cenderung dingin. Jadi, jaket tebal itu wajib hukumnya.
Sejarah Gunung Bromo yang Penuh Legenda

Gambar: archipelagoid.com
Selain indah, sejarah Gunung Bromo juga nggak kalah menarik. Gunung ini terbentuk dari letusan dahsyat kaldera Tengger purba ribuan tahun lalu yang menciptakan lautan pasir luas. Nama “Bromo” sendiri berasal dari kata Brahma, dewa utama dalam agama Hindu, yang kemudian disesuaikan dengan logat masyarakat Tengger.
Legenda Roro Anteng dan Joko Seger juga melekat kuat dengan Gunung Bromo. Dari kisah inilah lahir tradisi Yadnya Kasada, di mana masyarakat Tengger mempersembahkan sesaji ke kawah sebagai bentuk rasa syukur. Jadi, datang ke wisata Gunung Bromo bukan cuma soal foto-foto, tapi juga menyentuh sisi budaya dan sejarah.
Keindahan Alam & Bunga Ikonik Gunung Bromo
Salah satu daya tarik Gunung Bromo adalah bentang alamnya yang unik. Lautan pasir seluas kurang lebih 10 km², kawah aktif yang masih mengepulkan asap, hingga perbukitan hijau di sekitarnya bikin pemandangan di sini beda dari gunung lain.
Kalau kamu penasaran soal bunga yang ada di Gunung Bromo, jawabannya tentu edelweis Gunung Bromo. Bunga abadi ini tumbuh di kawasan pegunungan dan jadi simbol keindahan sekaligus keteguhan alam Bromo. Ingat ya, cukup dinikmati dan difoto, jangan dipetik!
Gunung Bromo Buka Jam Berapa & Harga Tiket Masuk

Banyak juga yang nanya Gunung Bromo buka jam berapa. Kawasan wisata ini bisa dikunjungi sejak dini hari hingga sore, tergantung jalur dan aktivitas yang kamu pilih. Tapi yang wajib kamu tahu, sekarang tidak ada pembelian tiket langsung di lokasi.
Untuk gunung Bromo harga tiket masuk per Januari 2026:
- WNI weekday: Rp54.000/orang
- WNI weekend: Rp79.000/orang
- WNA: Rp255.000/orang
Biaya kendaraan: motor Rp5.000 dan mobil Rp10.000. Semua tiket wajib booking online melalui situs resmi TNBTS. Jadi pastikan cek dulu harga tiket Gunung Bromo sebelum berangkat.
Mau ke Gunung Bromo Tanpa Ribet? Ikut Open Trip Aja!
Bingung atur transport, tiket, dan rute ke Gunung Bromo? Tenang, kamu nggak sendirian. Biar liburan lebih santai dan fun, kamu bisa ikut open trip Bromo bareng Jalankebromo. Tinggal datang, nikmati perjalanan, dan fokus bikin kenangan seru.
Dengan segala keindahan alam, cerita sejarah, dan pengalaman uniknya, wisata Gunung Bromo memang layak masuk daftar liburan impian. Jadi, kapan kamu mau jatuh cinta langsung sama Gunung Bromo? – Gunung Bromo dari Dekat, Keindahan Alam yang Bikin Jatuh Cinta
Baca Juga: Nikmati open trip aman, nyaman, dan terorganisir bareng Jalankebromo!

